6 Destinasi Untuk Backpacker Trip Gratis di Jogja

Kota Gudeg selalu bisa menarik para pengunjung dengan beragam tempat wisata yang dimilikinya. Destinasi wisata di tempat ini memang tak ada habisnya. Mulai dari wisata seni, sejarah, hingga kuliner dan juga alam. Itupun ada yang mewah ada juga yang gratis. Nah berikut ini ada beberapa destinasi untuk backpacker trip yang wajib dikunjungi saat berada di Yogyakarta.

1. Air Terjun Sidoharjo, Samigaluh, Kulon Progo

Destinasi untuk backpacker trip yang pertama adalah wisata alam air terjun tepatnya air terjun Sidoharjo. Air terjun dengan tinggi mencapai 75 meter yang didukung dengan pemandangan yang sangat asri menjadikan tempat ini tampak indah dan sayang untuk dilewatkan. Perjalanan untuk menuju ke air terjun cantik ini memakan waktu 10 menit dari tempat parkir ditempuh dengan cara jalan kaki. Selama perjalanan pengunjung akan menikmati pemandangan hutan yang lebat dengan udara super sejuk.

2. Hutan Pinus Imogiri, Bantul

Destinasi kedua adalah Hutan Pinus Imogiri. Hutan yang satu ini menjadi pilihan yang menarik bagi wisatawan yang mencoba mencari ketenangan disela-sela waktu liburan. Di sini pengunjung bisa merasakan sensasi bersantai di tengah hutan pinus yang sejuk dan teduh..

3. Gumuk Pasir Parangkusumo

Tempat yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi bukan? Sering dijadikan sebagai tempat pengambilan foto pre-wedding bahkan untuk keperluan syuting film atau video klip. Hal ini karena Gumuk Pasir Parangkusumo ini terbilang unik dengan adanya gunungan pasir alami yang sangat luas hingga terlihat seperti padang gurun. Untuk menikmati tempat ini hanya perlu merogoh kantong untuk biaya parkir.

4. Bukit Parang Endog, Bantol

Destinasi selanjutnya tidak jauh dari Gumuk Pasir Parangkusumo. Bukit ini memiliki keunikan tersendiri. Jika sudah berada di bukit ini pengunjung bisa menikmati pemandangan pantai Parangtritis. Tinggi bukit ini 300 meter yang cocok juga dijadikan tempat menikmati keindahan sunset yang akan selalu berkesan. Wisata ini memang masih asing tapi jika dikunjungi tentu tidak akan mengecewakan.

5. Pantai Pok Tunggal, Gunungkidul

Pantai satu ini sudah menjadi salah satu tempat wisata alam yang wajib dikunjungi wisatawan yang sedang berlibur di kota Gudeg. Suasana yang diberikan pantai ini sangat alami dan juga sejuk. Pantai Pok Tunggal ini memiliki hamparan pasir luas dan landau. Uniknya ada sebuah pohon Pok yang berdiri di tengah hamparan pasir tersebut yang akhirnya menjadi ikon tempat ini. Di sini sangat cocok untuk menikmati eloknya senja.

6. Bukit Bintang, Pathuk, Gunungkidul

Jika sudah menikmati pantai di Gunungkidul, jangan lupa untuk menyempatkan berhenti di salah satu tempat wisata gratis Gunungkidul yakni Bukit Bintang Pathuk. Di sini wisatawan bisa menikmati ribuan bintang yang berkelip-kelip di malam hari. Bintang yang dimaksud di sini adalah ribuan lampu kota Jogja yang tampak berkilauan saat malam hari yang dilihat dari ketinggian.

Untuk menikmati keindahan kota Jogja di malam hari pasti lebih enak ditemani minuman hangat dan camilan. Ada fasilitas seperti warung-warung pinggir jalan yang siap sedia menemani pengunjung untuk menikmati malam di Bukit Bintang yang indah satu ini.

Nah, itu dia beberapa tempat wisata gratis di Jogja yang cocok untuk para backpacker. Sebetulnya masih banyak lagi destinasi untuk backpacker trip di Jogja, mengingat kota Gudeg ini selalu ada tempat wisata baru yang selalu menarik dan indah. Liburan ala backpacker tidak kalah menarik dan tidak kalah indah dengan wisata yang mewah.

5 Wisata Air Terjun di Malang Yang Paling Disukai Pelancong

Jika membicarakan kota Malang seperti tidak habisnya. Selalu ada yang bisa dieksplorasi baik dari sisi budaya, seni dan wisata. Bahkan dalam hal wisata perlu segmen khusus untuk menjelaskan satu persatu tempat wisata yang ada. Mulai dari gunung, desa, kuliner dan tak ketinggalan wisata air terjun di Malang.  Berikut ini 7 wisata air terjun di Malang yang paling disukai pelancong.

1. Coban Tumpak Sewu

Bahasa lokalnya coban tapi, bahasa Indonesia adalah air terjun. Air Terjun Tumpak Sewu. Julukannya adalah Niagara Jawa Timur karena lebar air terjun yang mengingatkan dengan air terjun Niagara di perbatasan Amerika dan Kanada. Bedanya air terjun ini ada di antara kabupaten Lumajang dan Malang.

Ada dua sisi pemandangan yang bisa dilihat oleh pelancong. Dari sisi atas dan bawah air terjun. Bahkan pelancong bisa melihat pemandangan yang berbeda tergantung dari arah mana datangnya, Lumajang atau Malang.  Disini menjadi surga fotografer landscape karena air terjun yang bagai di peluk tebing-tebing rimbunnya hutan.

Setelah meniti tebing, pelancong harus menyusuri sungai dengan melawan arus untuk sampai ke air terjunnya. Namun, pemandangan yang disajikan bisa membayar lunas semua ketakutan tadi. Dan bisa membawa pulang pengalaman seru kerumah.

2. Coban Rondo

Coban Rondo atau air terjun rondo alias air terjun Janda. Ya dalam bahasa lokal rondo adalah janda. Air terjun ini berlokasi di Kota Batu. Katanya ada pasangan pengantin, Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusuma yang dihadang oleh seorang laki-laki yang terpikat dengan kecantikan  Dewi Anjarwati.

Singkat kata, sang istri dan pembantunya melarikan diri ke sebuah coban. Dan menunggu suaminya untuk menjemput walaupun sudah berbulan-bulan tanpa kabar. Kisah inilah yang melatarbelakangi namanya.

Air terjun dengan ketinggian mencapai 84 meter ini tidak hanya menyajikan pemandangan yang spektakuler sebagai spot foto instagenic. Tapi, juga menyediakan wahana yang menantang nyali.  Seperti fun tubing, paint ball, satwa dan kebun serta bisa mencoba berkuda, bersepeda gunung, outbound, bermain di labirin dan sebagainya.

3. Coban Sumber Pitu Pujon

Alias air terjun Sumber Pitu Malang yang berada di kawasan hutan kabupaten Malang. Secara harfiah artinya adalah air terjun yang memiliki tujuh sumber. Dan di dinding selebar kurang lebih lima puluh meter itu memang memiliki tujuh sumber air terjun yang saling berdekatan.

Air terjun ini berada di jalur antara Kota Batu dan Kediri. Untuk mencapainya pelancong akan melewati perkebunan sayur milik rakyat dan hutan sejauh 2 kilometer. Kemudian pelancong akan melewati jalur mendaki untuk mencapai air terjun utama.

Pelancong diminta hati-hati karena medan yang licin. Jika sampai di air terjunnya maka semua usaha yang cukup menakutkan tadi terbayar. Pemandangan spektakuler akan menyambut para pelancong yang siap dengan bidikan kameranya atau hanya sekedar menyimpannya dalam memori.

4. Coban Pelangi

Sesuai namanya coban Pelangi, air terjun Pelangi. Dimana air terjun ini bisa membiaskan sinar matahari sehingga seakan-akan ia mengeluarkan warna-warni dari dalam air. Air terjun ini masih masuk bagian kawasan Taman Nasional Bromo. Sehingga air terjun ini familiar di kalangan pendaki. Lokasinya terletak di desa Gubukklakah, Malang.

Jika ingin kesini bersiaplah dengan alat yang cukup karena medan menuju kesana sangat menantang. Dan jangan lupa memakai pakaian yang tebal. Karena air terjun ini berada di ketinggian 1.400 mdpl yang otomatis udara  di sekitarnya sangat dingin. Tapi, air terjun yang terbilang masih alami sangat layak untuk dikunjungi.

Karena belum banyak manusia yang menjamah maka pelancong akan di sambut kicauan burung dan suara satwa liar. Bayangkan duduk di air terjun di kelilingi hijau hutan sambil mendenga gemericik air dan suara burung. Hal itu sangat menenangkan apalagi untuk para penghuni kota-kota besar.

5. Coban Putri

Air terjun dengan kisah yang dramatis tak kalah dengan pemandangannya. Nama aslinya adakah coban ketokan alias bagian potongan dari coban Rais. Tapi, semenjak ada cerita tentang seorang ibu yang menolong putrinya yang terpeleset di pinggir jurang dan malah ibunya ikut terpeleset. Mereka saling berpegangan cukup lama sampai di tolong warga.

Oleh sebab itu namanya berubah sebagai pengingat pengorbanan seorang ibu. Karena itu juga pelancong lebih tertarik datang kesini. Selain itu, coban Putri juga menyajikan hal unik seperti air terjunnya terpecah menjadi dua. Ada yang aliran besar disebut mbok atau ibu dan yang aliran kecil disebut anak.

Bukan rahasia umum jika kota ini di anugerahi alam yang indah. Tak kurang dari tiga puluhan air terjun mengisi kota ini. Hal ini membuat masyarakat lebih mudah untuk berinteraksi dengan alam dan memiliki alternatif tempat wisata air terjun di Malang. Namun, lima air terjun diatas menjadi favorit para pelancong dari seluruh Indonesia.